The Ugly Truth
Kenyataan Kadang Memang Pahit
Title : The Ugly Truth
Directed : Robert Luketic
Produced : Katherine Heigl,Karen McCullah Lutz,Kirsten Smith,Tom Rosenberg, Gary Lucchesi
Written :
Story: Nicole Eastman
Screenplay: Nicole Eastman,Karen McCullah Lutz,Kirsten Smith
Music : Aaron Zigman
Cinematography : Russell Carpenter
Editing : Lisa Zeno Churgin
Studio : Relativity Media,Lakeshore Entertainment
Distributed : Columbia Pictures
Release date(s) : 24 July 2009
Running time : 96 minutes
Cast :
* Katherine Heigl as Abigail "Abby" Richter, a romantically challenged morning show producer.
* Gerard Butler as Mike Chadway, her male chauvinist correspondent.
* Eric Winter as Colin Anderson, an orthopaedic surgeon who lives across from Abby.
* Cheryl Hines as Georgia Bordeney, co-anchor of the morning show, married to Larry.
* John Michael Higgins as Larry Williams, co-anchor of the morning show, married to Georgia.
* Bree Turner as Joy Haim, assistant and friend to Abby who is also love starved and lives vicariously through Abby. In the alternate ending she is shown to be in a relationship with Colin.
* Kevin Connolly as Jim Ryan, a blind date.
* Yvette Nicole Brown as Dori Coleman
* Craig Ferguson as Himself
Sinopsis
Abby Richter (Katherine Heigl) adalah tipe wanita perfeksionis kalau sudah sampai pada urusan pria. Keinginannya mencari pria yang sempurna berakibat ia tak pernah menjalin hubungan serius dengan pria mana pun. Baginya, ia harus menemukan pria yang 'sempurna' atau tidak sama sekali.
Suatu ketika, Abby yang bekerja sebagai produser acara televisi, mendapat tugas khusus dari atasannya. Dalam 'misi' ini Abby harus bekerja sama dengan Mike Chadway (Gerard Butler), pembawa acara yang yakin bahwa hubungan antara pria dan wanita selalu didasarkan pada seks dan pria ditakdirkan lebih 'tinggi' dari wanita. Prinsip hidup yang berbeda ini membuat kerja sama ini jadi sesuatu yang pada awalnya menjengkelkan.
Abby menganggap tak ada pria yang bisa masuk kategori sempurna sementara Mike jelas menganggap pria lebih superior dari wanita. Mike lantas mengemukakan sebuah teori tentang hubungan asmara antara pria dan wanita dengan harapan 'menyadarkan' Abby agar Abby segera menemukan cintanya. Dengan usaha keras, Mike akhirnya berhasil membuat Abby menemukan cintanya. Sayangnya di saat yang sama Mike mulai jatuh cinta pada Abby.
Kalau THE UGLY TRUTH ini terasa generik, Anda tidak salah. Belakangan muncul tren bahwa sebuah film komedi romantis harus dibuat dengan konsep seperti ini. Hampir tak ada studio besar yang mau mendanai film drama komedi romantis dengan konsep yang menyimpang dari 'aturan' ini. Alasannya jelas, mereka tak mau merugi.
Memang tak ada yang baru dari film ini. Dari awal pun penonton sudah bisa memperkirakan bagaimana akhir dari film ini. Artinya, satu-satunya yang bisa dijadikan tumpuan agar penonton tak beranjak dari tempat duduk hanyalah alur cerita yang menarik dan kemampuan akting sang aktor dan aktris. Dalam kasus THE UGLY TRUTH ini yang paling banyak berperan justru adalah kemampuan akting karena alur cerita sebenarnya sudah tak mampu berbuat banyak.
Dua pemeran utama, Gerard Butler dan Katherine Heigl cukup mampu menghidupkan suasana walaupun kalau mau jujur, karakter Gerard Butler justru yang terasa lebih 'hidup'. Ini agak mengejutkan mengingat naskah film ini di garap oleh tiga orang wanita (Karen McCullah Lutz, Kirsten Smith, Nicole Eastman). Dalam film ini ketiga penulis naskah itu justru berkesan 'membunuh' sang karakter wanita. Tapi terlepas dari itu semua, THE UGLY TRUTH masih cukup layak untuk ditonton walaupun ada kesan seolah menonton sebuah film remake.
Sumber :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar