Rabu, 03 November 2010

27 Dresses (Movie 2008)

File:Twenty seven dresses.jpg
27 Dresses
Dilema Cinta Pendamping Pengantin

Title : 27 Dresses
Directed : Anne Fletcher
Produced : Gary Barber, Roger Birnbaum, Jonathan Glickman
Written : Aline Brosh McKenna
Music : Randy Edelman
Cinematography : Peter James
Editing : Priscilla Nedd-Friendly
Studio : Spyglass Entertainment
Distributed : 20th Century Fox
Release date(s) :
Australia: 10 January 2008
United States: 18 January 2008
Running time : 111 minutes
Cast :
Katherine Heigl as Jane Nichols
James Marsden as Malcolm / Kevin Doyle
Malin Ã…kerman as Tess Nichols
Edward Burns as George
Judy Greer as Casey
Maulik Pancholy as Trent
Melora Hardin as Maureen
Peyton R. List as Young Jane Nichols


Sinopsis
Dalam film ini Katherine Heigl, si cantik Dr. Izzy dalam serial GREY'S ANATOMY itu menjadi pemeran utama. Dikisahkan, Jane (Katherine Heigl) adalah seorang wanita muda yang kesepian meskipun memiliki banyak sekali harapan dalam kehidupan cintanya. Ia jatuh cinta pada bosnya (Ed Burns), yang memperlakukannya bagaikan sepotong keset kaki yang mahal.

Jane selalu memimpikan kehidupan cinta yang romantis. Sayang pernikahan impiannya tak kunjung tiba. Bahkan sering kali Jane menjadi perancang pernikahan teman-temannya. Ia telah menjadi pendamping mempelai wanita sebanyak 27 kali.

Ia menghadapi dilema terbesarnya ketika pria yang diam-diam disukainya, bertunangan dengan saudara perempuannya, Tess (Malin Akerman).

Kevin (James Marsden) adalah pria lajang yang menulis di sebuah kolom pernikahan di New York Journal. Ketika mereka akhirnya bertemu, tentu Anda sudah bisa menebak akhir ceritanya.

Film yang disutradarai Anne Fletcher dan ditulis Aline Brosh McKenna ini memang mengambil tema klasik kisah cinderella. Sang cinderella bertemu pangeran tampan. Mereka pun jatuh cinta (meski dalam film ini proses jatuh cintanya rada berbelit-belit), akhirnya mereka menikah, dan hidup berbahagia selamanya.

Film dengan tema umum dan memiliki alur sangat sederhana, bahkan penonton dapat menebak jalan cerita selanjutnya, bagaimana mungkin bisa mendapat box office? Jawabannya bisa anda dapatkan saat menontonnya.

Bagi yang tidak menyukai film romantis, tapi terpaksa menemani pasangan, jangan khawatir bosan karena film ini tak melulu adegan romantis tapi juga dibumbui humor dan dialog-dialog cerdas.

Sumber :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar