Rabu, 03 November 2010

Angus, Thongs And Perfect Snogging (Movie 2008)

File:AngusThongsmovieposter.jpg

Title : Angus, Thongs and Perfect Snogging
Directed : Gurinder Chadha
Produced : Scott Aversano,Lynda Obest,Gurinder Chadha,Michelle Fox
Written : Louise Rennison (novel),Paul Mayeda Berges,Gurinder Chadha,Will McRobb,Chris Viscardi
Music : Joby Talbot
Cinematography : Dick Pope
Editing : Martin Walsh,Justin Krish
Studio : Nickelodeon Movies
Distributed : Paramount Pictures
Release date(s) : 25 July 2008
Running time : 100 minutes
Cast :
Georgia Groome as Georgia Nicolson
Aaron Johnson as Robbie
Karen Taylor as Connie Nicolson
Alan Davies as Bob Nicolson
Eleanor Tomlinson as Jas
Georgia Henshaw as Rosie
Manjeeven Grewal as Ellen
Kimberley Nixon as Lindsay
Sean Bourke as Tom
Tommy Bastow as Dave The Laugh
Liam Hess as Peter Dyer
Eva Drew as Libby
Steve Jones as Jem
Camilla McGarty as Pamela Green
Emma Tinery as the Bummer twins


Sinopsis
Film Inggris yang disutradarai oleh Gurinder Chadha (Bend it Like Beckham), ini menceritakan kisah seorang gadis yang baru berusia 15 tahun Georgia (Georgia Groome) dalam menggaet cowok keren Robbie (Aaron Johnson) yang abaru pindah bersama saudara kembarnya di sekolahnya. Dibantu ketiga sahabatnya Jas (Eleanor Tomlinson), Ellen (Manjeeven Grewal) dan Rosie (Georgia Henshaw), Georgia merencanakan trik menggaet Robbie.

Mengetahui Robbie menyukai kucing, Georgia berpura-pura kehilangan kucingnya yang bernama Angus (padahal pada mulanya dia merasa kasian dan cuek dengan kucingnya, yang selalu didandani dengan pakaian kostum oleh adik perempuannya) dan meminta tolong Robbie untuk membantu mencarikan kucingnya. Walaupun berhasil mendapat bantuan Robbie, Georgia tidak berhasil menggaet Robbie karna ternyata Robbie sudah berpacaran dengan Lindsay (kakak kelas Georgia yang super seksi).

Karena merasa Lindsay sebagai saingannya dalam mendapatkan Robbie, Georgia merasa perlu untuk meningkatkan kemampuannya dalam ‘snogging’ dia nekat meminta bantuan salah seorang playboy sekolahnya untuk memberikan ‘pelajaran snogging’ padanya (mengingat Lindsay terkenal jago snogging), dan dibantu teman-temannya dia mengintip aktivitas Lindsay untuk mengetahui rahasia keseksiannya. Ternyata Lindsay menggunakan tambahan pad untuk dadanya dan memakai thongs. Georgia merasa senang, karna ternyata keseksian Lindsay tidak asli. Dia pun semakin gencar mendekati Robbie, dan berhasil dekat dengannya ketika pergi berenang bersama.

Tetapi setelah menciumnya, Robbie tiba-tiba pergi dan berjanji akan menghubunginya. Tetapi setelah berhari-hari tidak kunjung dihubungi Robbie, Georgia memutuskan untuk melakukan pendekatan berbeda sesuai tuntunan buku yang baru dibacanya. Dia memutuskan untuk datang ke konser Robbie dengan mengajak sahabat dekat Robbie. Dia ingin membuat Robbie cemburu dan segera bertindak mendekatinya. Ternyata rencananya berbuah pahit. Sahabat dekat Robbie menyukainya, dan setelah tau bahwa Georgia hanya memanfaatkannya dia merasa dikecewakan. Seluruh sekolah mengetahui perbuatannya dan menjauhinya. Bahkan teman dekatnya Jas, karena Georgia telah mengucapkan kata kasar padanya. Padahal selama ini Jas-lah yang banyak membantu Georgia.

Sumber :

Ghosts Of Girlfriends Past (Movie 2009)

File:Ghosts of girlfriends past.jpg
Ghosts of Girlfriends Past
Hantu Dari Masa Lalu


Title : Ghosts of Girlfriends Past
Directed : Mark Waters
Produced : Brad Epstein,Jonathan Shestack,Marcus Viscidi
Written : Jon Lucas, Scott Moore
Music : Rolfe Kent
Cinematography :Daryn Okada
Editing : Bruce Green
Distributed : New Line Cinema
Release date(s): 1 May 2009
Running time : 115 minutes
Cast:
Matthew McConaughey as Connor Mead
Jennifer Garner as Jenny Perotti
Michael Douglas as Wayne Mead
Emma Stone as Allison Vandermeersh, the Ghost of Girlfriends Past
Daniel Sunjata as Brad
Breckin Meyer as Paul Mead
Lacey Chabert as Sandra Volkom
Noureen DeWulf as Melanie, the Ghost of Girlfriends Present and Connor's assistant
Anne Archer as Vonda Volkom
Amanda Walsh as Denice
Camille Guaty as Donna
Rachel Boston as Deena
Robert Forster as Sergeant Major Mervis Volkom
Logan Miller as a Teenage Connor Mead
Christa B. Allen as Teenage Jenny Perotti
Kasey Russell as Young Jenny Perotti
Devin Brochu as Young Connor Mead
Albert M. Chan as Groomsman Sam
Christina Milian as Keelia
Olga Maliouk as Ghost of Girlfriends Future
Timothy Alexson as Bar Patron


Sinopsis
Connor Mead (Matthew McConaughey) adalah tipe pria yang tak punya perasaan. Connor yang bekerja sebagai fotografer selebriti tak bisa menjalin sebuah hubungan asmara cukup lama untuk berakhir dalam sebuah pernikahan. Semuanya berjalan normal bagi Connor hingga suatu saat ia mendapat sebuah kunjungan yang tak akan dilupakannya seumur hidup.

Reputasi Connor sebagai playboy sempat membuat seluruh keluarga khawatir apalagi ketika Paul (Breckin Meyer), adik Connor, berencana untuk menikah. Paul berharap Connor sudah berubah dan akan memberinya dukungan atas keputusannya menikah. Sayang ternyata ide ini malah membuat rencana pesta pernikahan Paul jadi berantakan hanya karena ulah Connor yang sama sekali tak menghargai kata cinta.

Dalam keadaan genting ini, tiba-tiba saja Connor didatangi 'hantu' dari masa lalu Connor. 'Hantu mantan pacar Connor' (Emma Stone) dan 'hantu pacar Connor' (Noureen DeWulf) datang dan membawa Connor melalui sebuah 'perjalanan' menelusuri awal dari masalah yang membuat Connor tak lagi percaya pada kata cinta. 'Para hantu' ini berharap bisa menyadarkan Connor akan arti sebuah hubungan asmara meski, tentu saja, itu semua bergantung pada Connor sendiri.

Kalau Anda adalah salah satu penggemar kisah-kisah klasik, Anda pasti teringat kisah karya Charles Dickens yang berjudul A Christmas Carol yang kebetulan sekarang juga dibuatkan versi layar lebarnya dengan Jim Carrey sebagai bintangnya. Ya, memang film ini terinspirasi kisah klasik itu walaupun ide itu kini disajikan dalam format modern.

Pesan moral yang ingin disampaikan adalah bahwa kejadian buruk di masa lalu seharusnya bisa jadi pelajaran berharga agar di masa depan kesalahan itu tidak berulang lagi. Tidak ada yang implisit dalam penyampaian pesan moral ini. Semuanya dikisahkan dengan gamblang dengan bumbu humor di sana-sini. Sayangnya tak terlalu banyak humor yang cukup efektif dan lebih terasa sebagai tempelan saja.

Soal akting, Matthew McConaughey terlihat sangat meyakinkan sebagai seorang pria yang menjengkelkan namun sayangnya predikat playboy yang disandang karakter yang ia perankan tak bisa ia definisikan dengan baik melalui tutur kata dan gerak tubuh. Yang lebih parah lagi, tidak ada chemistry antara karakter yang ia perankan dengan karakter yang diperankan Jennifer Garner padahal seharusnya dua orang ini adalah pasangan yang saling mencintai namun terpisah oleh pandangan hidup yang berbeda.

Sumber :

Nick And Norah's Infinite Playlist (Movie 2008)

File:Infinite playlist.jpg
Nick and Norah's Infinite Playlist
Pura-Pura Jadi Sungguhan


Title : Nick and Norah's Infinite Playlist
Directed : Peter Sollett
Produced : Kerry Kohansky Roberts,Andrew Miano,Chris Weitz,Paul Weitz
Written :Lorene Scafaria
Novel: Rachel Cohn,David Levithan
Music :Mark Mothersbaugh
Cinematography : Tom Richmond
Editing : Myron I. Kerstein
Distributed :Columbia Pictures
Release date(s) : October 3, 2008
Running time : 89 minutes
Cast :
Michael Cera as Nick O'Leary,
Kat Dennings as Norah Silverberg,
Ari Graynor as Caroline,
Alexis Dziena as Tris,
Aaron Yoo as Thom,
Rafi Gavron as Dev,
Jay Baruchel as Tal,
Jonathan B. Wright as Lethario,


Sinopsis
Nick O'Leary (Michael Cera) merasa 'kepanasan' saat melihat mantan pacarnya, Tris (Alexis Dziena), sudah menggandeng cowok lain padahal mereka baru putus dua hari sebelumnya.

Karena tak bisa menerima 'kekalahan' itu, Nick lalu mendekati Norah Silverberg (Kat Dennings) yang kebetulan sedang tak punya pacar juga. Nick hanya meminta Norah untuk menjadi pacarnya selama lima menit saja agar ia tak 'malu' di hadapan Tris.

Namun ternyata waktu berlalu dengan cepat. Tak terasa waktu lima menit sudah berlalu sementara Nick dan Norah masih tenggelam dalam kebersamaan mereka.

Film drama komedi arahan sutradara Peter Sollett ini diadaptasi dari novel karya David Levithan dan Rachel Cohn. Bila jadwal tak berubah, Sony Pictures Entertainment akan melepas film romantis ini sekitar awal Oktober nanti.

Sumber :
http://en.wikipedia.org

Forgetting Sarah Marshall (Trailer)

Berkas:Forgetting sarah marshall ver2.jpg

Forgetting Sarah Marshall
Patah Hati Bukan Akhir Dunia


Title : Forgetting Sarah Marshall
Directed :Nicholas Stoller
Produced : Judd Apatow, Shauna Robertson, Rodney Rothman, Keenan Donahue
Written : Jason Segel
Starring
Jason Segel
Kristen Bell
Mila Kunis
Russell Brand
Music :Lyle Workman
Cinematography : Russ T. Alsobrook
Editing : William Kerr
Studio : Universal Pictures, Apatow Productions
Distributed :Universal Pictures
Release date(s) : 18 April 2008
Running time Theatrical cut: 110 minutes
Unrated cut: 117 minutes


Trailer :

Lihat Trailer Lainnya

Sumber :

Butterfly On A Wheel (Movie 2007)

Butterfly On A Wheel
"James Bond" Yang Menjadi Psikopat


Title : Butterfly on a Wheel
Directed : Mike Barker
Produced : William Morrissey, David Valleau, Beau St. Clair
Written : William Morrissey
Music : Robert Duncan
Cinematograp : Ashley Rowe
Distributed : Lions Gate Entertainment (USA),Icon Entertainment (non-USA)
Release date(s) : August 2007
Cast :
Pierce Brosnan - Tom Ryan
Maria Bello - Abby Randall
Gerard Butler - Neil Randall
Callum Keith Rennie - Detective McGrath
Dustin Milligan - Matt Ryan
Claudette Mink - Judy Ryan


Sinopsis
Film ini berkisah tentang keluarga muda Chicago, Neil Randall (Gerard Butler) dan istrinya Abby Randall (Maria Bello). Mereka memiliki kehidupan pernikahan yang sempurna dan ketenangan bersama putri semata wayang mereka, Shopie (Emma Karwandy) yang berusia 5 tahun.

Saat itu Neil, seorang eksekutif marketing, tengah berada di puncak karier dan ia tak kuasa menolak undangan bosnya untuk menghabiskan akhir pekan di sebuah vila. Sebuah rumor sempat beredar bahwa siapa pun yang diundang si bos ke vilanya, biasanya akan dapat promosi jabatan. Padahal saat itu adalah hari ulang tahun Abby, istrinya yang penuh kasih sayang dan cantik. Dengan alasan tidak ingin mengacaukan kesempatan untuk promosi jabatan itu, rencana pun disusun. Neil memenuhi undangan bosnya, Abby bersenang-senang bersama temannya, dan si kecil Shopie diurus oleh pengasuh sewaan.

Akhir pekan itu tiba. Setelah baby-sitter tiba, mereka berdua pun pergi mengendarai mobil. Neil berencana mengantar Abby ke tempat temannya sebelum dia berangkat ke luar kota. Tiba-tiba saja, dari jok belakang Range Rover itu, muncul Tom Ryan (Pierce Brosnan), sang psikopat yang menyatakan telah menculik Shopie.

Dari jok belakang, Ryan membuat Neil dan Abby harus menuruti semua perintahnya, yang kadang tak masuk akal. Jika tidak, maka sang pengasuh, yang tak lain kaki tangan Ryan, akan membunuh Shopie. Ternyata bukan uang yang sebetulnya diinginkan Ryan. Setelah berkeliling kota hingga malam hari, Ryan meminta tebusan sesungguhnya: Neil harus menghabisi bosnya sendiri sebagai ganti nyawa Shopie.

Hati Neil pun dipenuhi gundah, karena dia tahu bahwa orang yang berada dalam vila itu bukanlah bosnya, tapi orang lain. Sebuah rahasia yang akhirnya terkuak dan membuka seluruh tabir teka-teki sepanjang film ini.

Pierce Brosnan berhasil menanggalkan seluruh status protagonis yang ia bangun bertahun-tahun sejak Remington Steel hingga James Bond dengan menjalani peran sebagai psikopat bernama Tom Ryan.

Butterfly on a Wheel adalah seuntai kalimat dari puisi karya Alexander Pope, Epistle to Dr Arbuthnot yang dibuat Januari 1735. Dalam baris ke-308 puisi tersebut, Pope menuliskan ''Who breaks a butterfly upon a wheel.'' Kalimat itu biasanya diinterpretasikan sebagai pertanyaan mengapa seseorang melakukan usaha yang merusak demi mendapat sesuatu yang kecil atau tidak penting. Dan, Tom Ryan adalah sang penghancur itu.

Sumber :

The Ugly Truth (Movie 2009)

File:Ugly truth.jpg
The Ugly Truth
Kenyataan Kadang Memang Pahit


Title : The Ugly Truth
Directed : Robert Luketic
Produced : Katherine Heigl,Karen McCullah Lutz,Kirsten Smith,Tom Rosenberg, Gary Lucchesi
Written :
Story: Nicole Eastman
Screenplay: Nicole Eastman,Karen McCullah Lutz,Kirsten Smith
Music : Aaron Zigman
Cinematography : Russell Carpenter
Editing : Lisa Zeno Churgin
Studio : Relativity Media,Lakeshore Entertainment
Distributed : Columbia Pictures
Release date(s) : 24 July 2009
Running time : 96 minutes
Cast :
* Katherine Heigl as Abigail "Abby" Richter, a romantically challenged morning show producer.
* Gerard Butler as Mike Chadway, her male chauvinist correspondent.
* Eric Winter as Colin Anderson, an orthopaedic surgeon who lives across from Abby.
* Cheryl Hines as Georgia Bordeney, co-anchor of the morning show, married to Larry.
* John Michael Higgins as Larry Williams, co-anchor of the morning show, married to Georgia.
* Bree Turner as Joy Haim, assistant and friend to Abby who is also love starved and lives vicariously through Abby. In the alternate ending she is shown to be in a relationship with Colin.
* Kevin Connolly as Jim Ryan, a blind date.
* Yvette Nicole Brown as Dori Coleman
* Craig Ferguson as Himself


Sinopsis
Abby Richter (Katherine Heigl) adalah tipe wanita perfeksionis kalau sudah sampai pada urusan pria. Keinginannya mencari pria yang sempurna berakibat ia tak pernah menjalin hubungan serius dengan pria mana pun. Baginya, ia harus menemukan pria yang 'sempurna' atau tidak sama sekali.

Suatu ketika, Abby yang bekerja sebagai produser acara televisi, mendapat tugas khusus dari atasannya. Dalam 'misi' ini Abby harus bekerja sama dengan Mike Chadway (Gerard Butler), pembawa acara yang yakin bahwa hubungan antara pria dan wanita selalu didasarkan pada seks dan pria ditakdirkan lebih 'tinggi' dari wanita. Prinsip hidup yang berbeda ini membuat kerja sama ini jadi sesuatu yang pada awalnya menjengkelkan.

Abby menganggap tak ada pria yang bisa masuk kategori sempurna sementara Mike jelas menganggap pria lebih superior dari wanita. Mike lantas mengemukakan sebuah teori tentang hubungan asmara antara pria dan wanita dengan harapan 'menyadarkan' Abby agar Abby segera menemukan cintanya. Dengan usaha keras, Mike akhirnya berhasil membuat Abby menemukan cintanya. Sayangnya di saat yang sama Mike mulai jatuh cinta pada Abby.

Kalau THE UGLY TRUTH ini terasa generik, Anda tidak salah. Belakangan muncul tren bahwa sebuah film komedi romantis harus dibuat dengan konsep seperti ini. Hampir tak ada studio besar yang mau mendanai film drama komedi romantis dengan konsep yang menyimpang dari 'aturan' ini. Alasannya jelas, mereka tak mau merugi.

Memang tak ada yang baru dari film ini. Dari awal pun penonton sudah bisa memperkirakan bagaimana akhir dari film ini. Artinya, satu-satunya yang bisa dijadikan tumpuan agar penonton tak beranjak dari tempat duduk hanyalah alur cerita yang menarik dan kemampuan akting sang aktor dan aktris. Dalam kasus THE UGLY TRUTH ini yang paling banyak berperan justru adalah kemampuan akting karena alur cerita sebenarnya sudah tak mampu berbuat banyak.

Dua pemeran utama, Gerard Butler dan Katherine Heigl cukup mampu menghidupkan suasana walaupun kalau mau jujur, karakter Gerard Butler justru yang terasa lebih 'hidup'. Ini agak mengejutkan mengingat naskah film ini di garap oleh tiga orang wanita (Karen McCullah Lutz, Kirsten Smith, Nicole Eastman). Dalam film ini ketiga penulis naskah itu justru berkesan 'membunuh' sang karakter wanita. Tapi terlepas dari itu semua, THE UGLY TRUTH masih cukup layak untuk ditonton walaupun ada kesan seolah menonton sebuah film remake.

Sumber :

27 Dresses (Movie 2008)

File:Twenty seven dresses.jpg
27 Dresses
Dilema Cinta Pendamping Pengantin

Title : 27 Dresses
Directed : Anne Fletcher
Produced : Gary Barber, Roger Birnbaum, Jonathan Glickman
Written : Aline Brosh McKenna
Music : Randy Edelman
Cinematography : Peter James
Editing : Priscilla Nedd-Friendly
Studio : Spyglass Entertainment
Distributed : 20th Century Fox
Release date(s) :
Australia: 10 January 2008
United States: 18 January 2008
Running time : 111 minutes
Cast :
Katherine Heigl as Jane Nichols
James Marsden as Malcolm / Kevin Doyle
Malin Ã…kerman as Tess Nichols
Edward Burns as George
Judy Greer as Casey
Maulik Pancholy as Trent
Melora Hardin as Maureen
Peyton R. List as Young Jane Nichols


Sinopsis
Dalam film ini Katherine Heigl, si cantik Dr. Izzy dalam serial GREY'S ANATOMY itu menjadi pemeran utama. Dikisahkan, Jane (Katherine Heigl) adalah seorang wanita muda yang kesepian meskipun memiliki banyak sekali harapan dalam kehidupan cintanya. Ia jatuh cinta pada bosnya (Ed Burns), yang memperlakukannya bagaikan sepotong keset kaki yang mahal.

Jane selalu memimpikan kehidupan cinta yang romantis. Sayang pernikahan impiannya tak kunjung tiba. Bahkan sering kali Jane menjadi perancang pernikahan teman-temannya. Ia telah menjadi pendamping mempelai wanita sebanyak 27 kali.

Ia menghadapi dilema terbesarnya ketika pria yang diam-diam disukainya, bertunangan dengan saudara perempuannya, Tess (Malin Akerman).

Kevin (James Marsden) adalah pria lajang yang menulis di sebuah kolom pernikahan di New York Journal. Ketika mereka akhirnya bertemu, tentu Anda sudah bisa menebak akhir ceritanya.

Film yang disutradarai Anne Fletcher dan ditulis Aline Brosh McKenna ini memang mengambil tema klasik kisah cinderella. Sang cinderella bertemu pangeran tampan. Mereka pun jatuh cinta (meski dalam film ini proses jatuh cintanya rada berbelit-belit), akhirnya mereka menikah, dan hidup berbahagia selamanya.

Film dengan tema umum dan memiliki alur sangat sederhana, bahkan penonton dapat menebak jalan cerita selanjutnya, bagaimana mungkin bisa mendapat box office? Jawabannya bisa anda dapatkan saat menontonnya.

Bagi yang tidak menyukai film romantis, tapi terpaksa menemani pasangan, jangan khawatir bosan karena film ini tak melulu adegan romantis tapi juga dibumbui humor dan dialog-dialog cerdas.

Sumber :

John Tucker Must Die (2006)

File:John Tucker Must Die.jpg
John Tucker Must Die
Pelajaran Untuk Cowok Playboy


Title : John Tucker Must Die
Directed : Betty Thomas
Produced : Michael Birnbaum
Written : Jeff Lowell
Music : Richard Gibbs
Cinematography : Anthony B. Richmond
Editing : Matt Friedman
Distributed : 20th Century Fox (USA), Warner Bros. Pictures (Philippines)
Release date(s) : 28 July 2006
Running time : 90 minutes
Cast :
Jesse Metcalfe as John Tucker
Brittany Snow as Kate Spencer
Arielle Kebbel as Carrie Schaffer
Ashanti as Heather
Sophia Bush as Beth
Jenny McCarthy as Lori Spencer
Penn Badgley as Scott Tucker


Sinopsis
Siapapun pasti ingin jadi kekasih John Tucker (Jesse Metcalfe), cowok populer dan idola seluruh gadis di sekolah. Sebut saja si pintar Carrie (Arielle Kebbel), ketua Cheerleader Heather (Ashanti), dan aktivis vegetarian Beth (Sophia Bush) semua pernah dikencani Tucker.

Sadar mereka hanya menjadi mainan Tucker, ketiganya sepakat untuk balas dendam, sayang mereka selalu gagal membuat Tucker jera. Sampai akhirnya mereka mengubah strategi dan membuat Tucker benar-benar bertekuk lutut dengan cara yang sama seperti yang dilakukan Tucker.

Kate (Brittany Snow), gadis tak populer di sekolah dan juga pekerja paruh waktu di sebuah restoran, yang memang sejak awal telah tahu akal licik John Tucker, akhirnya bersedia membantu ketiganya menghancurkan Tucker. Berhasilkah mantan cewek-cewek Tucker membuatnya jera? atau bisa jadi 'jebakan' mereka yang masuk perangkap?

Sumber :
http://en.wikipedia.org