Jumat, 11 Februari 2011

Black Swan (Review @ kapanlagi)


Details
Title : Black Swan
Genre : Drama
Official Site : www.foxsearchlight.com/blackswan
Distributed : Fox Searchlight Pictures
Release date(s) : December 3, 2010
Running time : 108 minutes
Country : United States
Language : English
Budget : $13 million
Gross revenue : $144,229,562


Production Credits
Directed : Darren Aronofsky
Produced : Scott Franklin, Mike Medavoy, Arnold Messer, Brian Oliver
Screenplay : Mark Heyman, Andres Heinz, John McLaughlin
Story : Andres Heinz
Music :Clint Mansell
Cinematography : Matthew Libatique
Editing : Andrew Weisblum


Cast:
Natalie Portman as Nina Sayers
Mila Kunis as Lily
Vincent Cassel as Thomas Leroy
Barbara Hershey as Erica Sayers
Winona Ryder as Beth MacIntyre
Benjamin Millepied as David
Ksenia Solo as Veronica
Kristina Anapau as Galina
Janet Montgomery as Madeline
Sebastian Stan as Andrew
Toby Hemingway as Tom
Sergio Torrado as Sergio


Review
Konon Darren Aronofsky memang sengaja membuat BLACK SWAN ini sebagai versi lain dari THE WRESTLER yang juga masuk nominasi Oscar tahun 2008 lalu. Meski sekilas tidak ada kesamaan di antara dua film ini namun kalau kita lihat lebih dalam, inti permasalahannya sebenarnya sama. Pencarian kesempurnaan hingga mengorbankan sisi lain dari kehidupan itu sendiri.

BLACK SWAN

Sebagai sebuah film yang berdiri lepas dari THE WRESTLER, BLACK SWAN tetaplah sebuah film yang menarik. Beberapa menyebut film ini sebagai psychological thriller meski sebenarnya ada juga unsur drama dalam film yang satu ini. Trik-trik yang biasa digunakan dalam film sejenis ini memang tetap ada walaupun itu tak membuat film ini lantas jadi masuk kategori B Movie. Aronofsky cukup jeli menempatkan trik-trik tadi pada tempatnya sehingga alur kisah tetaplah menjadi tonggak utama film ini.

Terlepas dari naskah yang sepertinya sudah cukup kokoh dan kepiawaian Aronofsky dalam membuat visualisasi dari kisah menarik ini, peran para aktor dan aktris dalam film ini juga tak bisa dipandang sebelah mata. Konon Natalie Portman sempat menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk mempelajari balet dan ternyata itu tak hanya berbuah tarian yang indah namun juga pemahaman tentang pengorbanan dan rasa sakit yang dialami seorang penari untuk mencapai kesempurnaan. Hasilnya, bisa jadi ini adalah akting terbaik Portman sampai saat ini.


Sumber :
http://en.wikipedia.org
http://www.kapanlagi.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar